Tidak Diperkuat Banyak Pemain Inti, Ini Tanggapan Hugo Broos

Tanggal 6 Januari 2017, dini hari merupakan hari besar bagi timnas Kamerun, bagaimana tidak, timnas mereka baru saja menjadi pemegang gelar juara Piala Afrika 2017. Mengalahkan timnas Mesir dengan skor 2-1, Stade d’Angondje menjadi saksi gelar juara yang kelima kalinya untuk Kamerun.

Timnas Mesir sendiri adalah lawan yang sulit dengan catatan laga sebanyak 3 kali kontra timnas Kamerun di babak final Piala Afrika. Hugo Broos selaku pelatih Kamerun ini mengaku tak menyangka sekaligus bahagia melihat timnya dapat menjadi juara, padahal mereka tidak diperkuat pemain andalannya.

Usai laga, Hugo Broos mengungkapkan bagaiman Joel Matip, pesepakbola Kamerun yang berada di Liverpool menolak permintaannya untuk memperkuat Kamerun, penolakan yang dianggap suatu yang terlalu berlebihan. Karena usai menolak tawaran membela timnas, Matip juga langsung mengatakan bahwa dirinya pensiun dini dari timnas.

Hal itu yang membuat Broos kesal bukan karena kehilangan satu pemain, namun lebih karena sikap Joel Matip yang dinilai tidak dewasa. Matip sendiri adalah salah satu dari 8 pemain yang menolak memperkuat timnas bersama Broos dalam ajang Piala Afrika 2017.

Walau dikecewakan, namun dapat menjadi pemenang membuat Hugo Broos mengaku justru mendapat talenta baru di dalam timnya.

Di sisi lain, Broos disebut-sebut membuat laporan tentang Matip dan Liverpool kepada FIFA. Dalam laporannya itu, Broos mengungkapkan kecewa dengan sikap tidak profesional dari pemain ini dan diyakini datang dari pengaruh Liverpool sehingga memutuskan pensiun dini. (Lo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *