Kerusuhan Di Stade Velodrome, UEFA Akan Beri Sanksi

UEFA mengungkapkan rasa murkanya terkait keributan yang terjadi antara para fans timnas Inggris dan timnas Rusia pada laga Piala Eropa 2016 yang terjadi di Marseille. Mengenai hal tersebut, pihak mereka berjanji akan semakin memperketat keamanan dan tempat yang memisahkan antar pendukung.

Kejadian tidak mengenakkan tersebut sebenarnya sudah terjadi ketika laga Piala Eropa 2016 ini belum dimulai. Beberapa lama sebelum kick-off laga yang mempertemukan timnas Inggris kontra timnas Rusia, pendukung kedua tim sudah saling rusuh, hal ini menjadi penyebab kerusakan di beberapa bar dan toko.

Keributan semakin bertambah setelah laga antara Inggris dan Rusia di Stade Velodrome, pada Minggu (12/6/2016) dinihari WIB, usai. Banyak fans Rusia yang keluar dari pagar pembatas tribun dan menyerang para fans Inggris. Mereka juga melukai mereka dengan melempar beberapa benda. Serangan yang mendadak tersebut membuat para pendukung Inggris memilih menghindar.

Para petugas keamanan sepertinya kesulitan untuk mengatasi masalah tersebut. di sisi lain, polisi juga tidak cekatan mengambil tindakan untuk mencegah hal yang ditakutkan terjadi. Pihak UEFA mengungkapkan bahwa akan segera mengatur tempat sebagai pemisah antarsuporter di Stade Velodrome.

” Hal seperti ini selayaknya tidak akan diterima di dunia sepakbola. Proses disiplin sudah dilakukan pada pihak Federasi Sepakbola Rusia (RFU) karena peristiwa yang ada di dalam stadion tersebut. demonstrasi, menyalakan kembang api, dan kerusuhan dengan benda-benda di sekitar. ” tulis pihak federasi dalam situs resmi mereka.

Pihak mereka juga memutuskan mengenai sanksi yang akan dibuat dalam beberapa hari mendatang, setelah RFU dapat memberikan surat pernyataan dan bukti. Sementara itu, Menteri Olahraga Rusia yakni Vitaly Mutko meminta maaf atas kelakukan suporter negaranya yang tidak pantas. Akan tetapi, dia juga mengungkapkan pengamanan yang tidak kuat di dalam stadion.

” Sebenarnya tidak ada bentrokan. Semuanya dalam kondisi baik. Saat laga timnas Inggris dan timnas Rusia usai di Piala Eropa 2016 kemarin usai, memang tidak ada pembatas yang memisahkan kedua pendukung. Namun, ini akan segera diselesaikan, ” ucap Vitaly Mutko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *